Iplogodesign

Kreatif, Inovatif, Visioner

  • Jelajahi

    Copyright © Iplogodesign
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    Ingin Jadi Designer Grafis ? | Jangan Galau, 2021 Gunakan 11 Software Gratis Ini Untuk Bekerja| iplogodesign.com

    rumahkabar.com
    Kamis, 31 Desember 2020, Desember 31, 2020 WIB Last Updated 2022-08-25T01:58:43Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

    Bekerja menggunakan software terbaik adalah harapan semua orang yang pekerjaannya harus menggunakan komputer/laptop, karena software yang dipake akan sangat mempengaruhi kinerjanya. Namun software yang canggih tentu saja memiliki biaya yang tidak murah untuk bisa membeli lisensi atau biaya langganannya. Dengan harga software yang "mahal" ini membuat sebagian orang memutuskan untuk menggunakan software-software tersebut dengan cara ilegal, dan tentu saja cara ini akan membuat pemakainya merasa "galau".

    Tapi sobat jangan merasa galau berkepanjangan ya... karena tidak semua software yang bagus memiliki harga yang mahal, dan bahkan ada banyak software bagus yang bisa dipakai secara cuma-cuma. Berikut ini rekomendasi software terbaik untuk pekerjaan desain grafis, fotografi/mengedit, dan perkantoran yang bisa sobat gunakan secara gratis dan halal.
    1. Inkscape

    Inkscape adalah sebuah software/perangkat lunak editor gambar vektor yang bersifat open source di bawah lisensi GNU GPL. Tujuan utama dari Inkscape adalah menjadi perangkat grafik mutakhir yang memenuhi standar XML, SVG, dan CSS.

    Inkscape bersifat cross-platform dan dapat dijalankan pada sistem operasi Linux,  Microsoft Windows, Mac OS.

    Dengan menggunakan Inkscape desainer bisa dengan sangat mudah membuat bermacam desain grafis seperti pola vektor, desain logo, gambar ilustrasi, desain pattern, dan berbagai macam desain vektor lainnya. Inksacape didukung warna RGB dan hasil akhir DESAIN VEKTOR dapat disimpan/eksport ke berbagai format file seperti, SVG, EPS, PSD, dll.

    2. GIMP


    GIMP (Image Manipulation Program) adalah software untuk manipulasi grafik berbasis raster. GIMP ini merupakan aplikasi open source/sumber terbuka untuk mengolah grafis bitmap/raster.

    Software GIMP ini dapat dimanfaatkan untuk memanipulasi foto secara digital dengan mudah, membuat grafik, dan bisa juga untuk mendesain logo, untuk mengubah resolusi dan memotong foto, mengubah warna, menghapus background, mengatur gelap/terang foto, menggabungkan berbagai macam gambar atau mengkonversi berbagai macam jenis berkas gambar. Kemampuan software GIMP ini bisa dibilang tidak terlalu jauh dengan software pengolah raster premium.

    3. Krita

    Krita adalah perangkat lunak gratis dan open source/sumber terbuka untuk editor grafis pengolah raster, yang dirancang terutama untuk menggambar, melukis, dan animasi. Krita memiliki tampilan antar muka yang sederhana, akselarsai kanvas OpenGL tingkat tinggi, manajemen warna, kuas tingkat lanjut, layer non-destruktif dan masker, manajemen layer grup, dukungan vektor dan switchable kustomisasi profil.

    Software Krita ini dapat dijalankan pada sistem operasi Linux, Microsoft Windows, dan macOS. Dengan Krita desainer bisa mengedit foto seperti menghapus background, menggabung foto, merubah ukuran gambar, melukis digital, juga bisa mendesain logo dan animasi.

    4. DrawPlus Starter Edition

    DrawPlus adalah editor grafis dua dimensi yang dikembangkan oleh Serif-perusahaan perangkat lunak dari Inggris. DrawPlus difungsikan sebagai softwre untuk menggambar vektor tapi juga menyediakan tool brush yang memungkinkan pengguna untuk melukis dengan gaya catminyak, cat air dan tambahan media sementara tetap mampu mempertahankan kemampuan mengedit vektor. 

    Sedangkan DrawPlus Starter Edition adalah editor grafis vektor versi gratis dari DrawPlus yang bisa digunakan mendesain grafis vektor seperti layaknya DrawPlus versi premium walaupun beberapa alatnya tidak bisa difungsikan. Desainer bisa dengan mudah membuat desain logo, desain banner, dan desain pola dengan menggunakan software DrawPlus Starter Edition ini.

    5. PhotoDemon

    PhotoDemon adalah editor foto portabel yang bisa digunakan 100% gratis dan juga 100% open-source.

    Program PhotoDemon ini menyediakan pilihan lengkap alat pengeditan foto dalam unduhan yang sangat kecil. Ini berjalan di sistem operasi Windows apa pun (XP hingga Win 10), dan sebagai aplikasi portabel, Sehingga desainer dapat membawanya ke mana saja di drive USB atau kartu SD. PhotoDemon ini tidak perlu diinstal, dan tidak memerlukan akses administrator untuk menjalankannya.

    PhotoDemon saat ini tersedia untuk lebih dari 20 bahasa, dengan software PhotoDemon ini desainer bisa melalukan pengeditan foto/gambar seperti memotong gambar, menghapus background, menggabung foto, mengganti/memberi warna dan kemampuan lainnya. Tersedia juga efek-efek menarik yang bisa desainer gunakan.

    6. sK1 Project


    sK1 Project adalah editor grafis vektor open source lintas platform yang bisa digunakan mendesain grafis vektor seperti layaknya CorelDRAW, Adobe Illustrator. Fitur utama sK1 adalah pencetakan profesional yang presisi dan keluaran PDF siap cetak. Desainer bisa dengan mudah membuat desain logo, desain banner, dan desain pola dengan menggunakan software sK1 Project ini.

    sK1 Project mendukung format warna RGB dan format warna CMYK, desain akhir dari sK1 Project bisa disimpan keberbagai file format vektor seperti SVG, PDF, WMF.

    7. Artweaver

    Software Artweaver dilengkapi berbagai macam efek klasik seperti cat minyak, akrilik, pastel, pensil, airbrush, dll untuk membuat gambar artistik yang tampak alami.Artweaver juga menawarkan filter efek seperti pertajam, blur, emboss, dan mosaik, serta transparansi dan dukungan lapisan dalam format AWD-nya sendiri.

    Artweaver mendukung format warna RGB dan desain akhir dapat disimpan ke format file yang paling umum digunakan, seperti BMP, GIF, JPEG, PCX, TGA, TIFF, PNG, PSD. Artweaver ini juga memiliki alat pengeditan gambar standar seperti alat gradien, potong, isi dan seleksi termasuk laso dan tongkat ajaib, dan dukungan tablet pena.

    8. Photo Pos Pro

    Photo Pos Pro ini dikenal dengan berbagai fungsinya yang cukup lengkap. Dengan software ini desainer bisa melakukan rekayasa foto secara digital, edit warna foto, membuat kolase, kartu nama, banner halaman web, dan lain sebagainya. Photo Pos Pro juga dilengkapi fitur layer, kuas khusus, clone, menghapus background foto, menghilangkan noda/jerawat, dan efek red eye/mata merah. Selain itu, desainer juga dapat menerapkan berbagai efek artistik, tekstur, gradien untuk membuat proyek dari awal.

    Photo Pos Pro didukung format warna RGB dan hasil akhir dari desain bisa disimpan ke berbagai format penyimpanan seperti: PNG, JPG, PSD, TIFF, GIF, dan masih banyak lagi.

    9. Scribus

    Scribus adalah sebuah aplikasi desktop publishing open source yang dirilis dengan lisensi GNU GPL sebagai software untuk merncang layout gratis. Scribus memiliki kemampuan sebagai aplikasi desktop publishing yang bisa dibandingkan dengan software-software berbayar seperti Adobe PageMaker, PagePlus, dan Adobe InDesign.

    Scribus mampu membuat layout halaman yang sangat berguna, handal, dan tanpa harus mengeluarkan biaya untuk membelinya atau berlangganan. Software Scribus ini dapat menghasilkan output dalam PDF dengan kualitas yang tidak kalah dengan software berbayar, sekaligus juga dukungan untuk bentuk PDF grafis dan presentasi PDF.

    10. LibreOffice


    LibreOffice adalah sebuah paket aplikasi perkantoran sumber terbuka dan bebas yang dikembangkan oleh The Document Foundation (TDF). Nama LibreOffice merupakan gabungan dari kata Libre (bahasa Spanyol dan Prancis yang berarti bebas) dan Office (bahasa Inggris yang berarti kantor).

    Paket aplikasi ini merupakan turunan dari OpenOffice.org pada tahun 2010, yang mana merupakan sebuah versi sumber terbuka dari StarOffice yang mendahuluinya. Semua fitur yang ada di OpenOffice ada pula di LibreOffice, dan pengembangannya dilakukan secara lebih terbuka dan mandiri karena dibawah naungan pengembang nirlaba.

    11. Darktable

    Darktable adalah aplikasi untuk pekerjaan olah fotografi open source dan pengeditan/mengembangkan foto format mentah/RAW. Fitur Lighttable dan Darkroom virtual untuk para fotografer. Darktable ini mengelola digital negatif dalam database, memungkinkan pengguna melihatnya melalui lighttable yang dapat diperbesar dan memungkinkan pengguna mengembangkan gambar mentah/RAW dan menyempurnakannya.

    Semoga bermanfaat...

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini