Photopea, Platform Desain Grafis berbasis web


Begitu banyak pilihan Platform desain grafis diera digital, bagaimana memutuskan untuk beralih ke Platform desain grafis baru? Ada banyak Platform desain grafis free yang tersedia, tetapi seringkali, Platform desain grafis tersebut tidak sesuai dengan fitur berbayar mereka.

Inilah mengapa saya mempertimbangkan untuk menggunakan Photopea sebagai pilihan Platform desain grafis yang gratis di tahun 2022.

Mengenal Platform Photopea

Dikutip dari Wikipedia Photopea adalah perangkat lunak desain grafis berbasis Website dan didukung oleh iklan. namun, ada juga langganan premium yang bisa dibeli. Bahkan langganan premium lebih murah daripada kebanyakan Platform desain grafis lainnya.

Disetiap Platform Pasti memiliki kelebihan dan kekurangan baik dari sisi fitur, UI UX dan juga biaya langganan premium untuk bisa menikmati fitur secara menyeluruh.

Kelebihan Platform Photopea :

Gratis Fitur Premium

Kelebihan Photopea yang paling jelas yaitu gratis. Cukup membayar keanggotaan premium kecil ($ 3,33/Rp.47.856,93, bayar selama ingin menggunakannya, tidak perlu berlangganan) menguntungkan sedikit dalam menghapus iklan dan meningkatkan berapa kali dapat menggunakan fitur undo.

Mudah Diakses

Mengakses Photopea dengan berbagai cara, termasuk langsung dari browser dengan melakukan pencarian Photopea.com, dari perangkat seluler atau tablet, atau diunduh ke Laptop ataupun Desktop.

Mendukung Format File yang banyak

Fitur yang patut dibanggakan adalah dapat membuka dan mengedit lebih banyak jenis file di Photopea daripada di Platform desain grafis lainnya. Photopea dapat membuka file PSD, PDF, AI, XD, Sketch, dan XCF, serta foto RAW dan file GIF, JPG, PNG, TIFF, SVG standar. Ini adalah kemajuan yang disambut baik dibandingkan dengan banyak program lainnya. Photopea sangat membantu bagi desainer UI UX dan juga desain grafis 2D.

Mengutip dari Github Photopea berikut format file yang didukung :
  • Kompleks: PSD, AI, INDD, XCF, Sketch, XD, FIG, KRI, PXD, CDR, SVG, EPS, PDF, PDN, WMF, EMF.
  • Raster: PNG (APNG), JPG, GIF, WebP, ICO, BMP, PPM/PGM/PBM, TIFF, DDS, IFF, TGA.
  • Mentah: DNG, NEF, CR2, ARW, RAF, GPR, 3FR, FFF.

Ruang Kerja Intuitif

Photopea menawarkan UI UX yang intuitif, mudah digunakan dan sangat mirip dengan platform Photoshop. sehingga tidak terasa terlalu banyak perbedaan diantara Photopea dan Photoshop. Untuk pengguna yang tidak biasa menggunakan dari latar belakang non-Photoshop, tidak akan terasa serumit platform Adobe.

Setelah membahas kelebihan dari platform Photopea, mari kita bahas kekurangan platfrom Photopea.

Kekurangan Platform Photopea :

Iklan yang Sering Muncul

Iklan dalam versi gratis dapat mengganggu. Akan tetapi tidak terlalu mengganggu, tetapi iklan ada di sepanjang halaman bahkan jika menginstal Photopea ke perangkat Anda. Mengingat bahwa ini gratis dan layanan yang luar biasa, iklan sebagai Support karena sudah menggunakan platform Photopea.

Batasan Browser

Photopea tidak diinstal di semua browser. Misalnya, Anda dapat mengakses versi browser web dari Safari Desktop, tetapi tidak tersedia bisa diunduh dari Safari Mobile. Ada banyak browser yang mendukung pengunduhan dan penginstalan, jadi tidak terlalu sulit untuk menemukan browser alternatif.

Saluran Warna Terbatas

Sayangnya, Photopea hanya berfungsi dengan saluran warna 8-bit. Artinya, mengimpor gambar atau foto apa pun yang lebih tinggi dari 8-bit akan diproses menjadi 8-bit. Ini tidak disarankan bagi yang bekerja dengan grafis atau fotografi beresolusi tinggi.

Tidak Ada Penyimpanan Awan

Tidak seperti platform Google Microsoft yang mengintegrasikan dengan penyimpanan Cloud, Photopea tidak menawarkan penyimpanan cloud. Ini mungkin baik untuk penggunaan secara Pribadi, tetapi jika untuk skala bisnis yang membuat banyak file, disarankan harus menyimpannya secara lokal di Flashdisk maupun Hardisk atau mengunggahnya ke Cloud Drive seperti Google Drive, One Drive, Dropbox dan banyak penyimpanan Cloud lainnya.
DotyCat - Teaching is Our Passion